Prospek Bisnis Kurma Saat Lebaran agar Raih Cuan Besar

Prospek Bisnis Kurma Saat Lebaran

Ingin memulai bisnis saat lebaran? Kurma bisa menjadi salah satu pilihan terbaik dalam memulai bisnis. Terlebih prospek bisnis kurma saat lebaran sangat menjanjikan. Apabila dapat memanfaatkan momentum dengan baik, bukan tidak mungkin bisa meraih cuan besar.

Lebaran adalah momentum spesial bagi umat Islam. Tak hanya momentum keagamaan, Lebaran juga membuka peluang besar bagi pelaku bisnis untuk memulai penjualan, meningkatkan penjualan, dan meraih keuntungan.

Kurma adalah buah yang memiliki peminat yang tinggi khususnya saat bulan Ramadan dan Lebaran. Tak ayal prospek bisnis kurma saat Lebaran juga sangat menjanjikan.

Kurma menjadi buah yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW untuk dikonsumsi ketika sahur dan berbuka. Selain itu, saat Lebaran, kurma juga menjadi buah yang disuguhkan kepada para tamu yang bersilaturahmi. Bahkan hampir setiap rumah menyajikan kurma sebagai camilan di antara kue-kue lebaran.

Alasan Prospek Bisnis Kurma saat Lebaran Menjanjikan

Ada beberapa alasan kenapa kurma adalah salah satu pilihan yang harus dipertimbangkan untuk memulai bisnis, yaitu

  1.                   Tingginya Permintaan

Permintaan kurma saat momen Lebaran cukup tinggi, dimana kurma menjadi hidangan yang sulit untuk dilewatkan. Selain karena rasanya yang legit dan lezat, kurma memiliki makna religius serta memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Tingginya permintaan kurma dalam momen penuh kemenangan bagi umat Muslim juga tidak terlepas dari tradisi yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika berbuka puasa, yaitu salah satunya adalah mengkonsumsi buah kurma.

Di Indonesia, tak hanya camilan-camilan ringan yang menjadi suguhan untuk tamu-tamu ketika Lebaran tiba, kurma juga hadir sebagai pelengkap di hari raya. Tak ayal, permintaan kurma di momen Lebaran semakin meningkat.

  1.                   Harga Menguntungkan

Sudah bukan rahasia lagi jika harga kurma di momen Lebaran mengalami kenaikan yang bisa menguntungkan para pedagang. Kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan kurma, sehingga harga jual juga turut meningkat.

Selain itu, di momen Ramadan dan Lebaran, biaya logistik juga mempengaruhi harga kurma. Tingginya permintaan membuat meningkatnya volume barang yang dikirim, sehingga jasa pengiriman juga mengalami kenaikan.

Hal tersebut menjadikan harga jual kurma mengalami peningkatan untuk mengurangi beban biaya logistik pengiriman kurma.

Tak hanya itu, merupakan salah satu strategi penjualan dimana permintaan tinggi maka harga juga semakin tinggi. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan keuntungan dalam waktu tertentu seperti ketika Ramadan dan Lebaran.

  1.                   Kemudahan Menjual

Tidak dapat dipungkiri menjual kurma di hari raya bukanlah hal yang sulit, karena tingginya permintaan kurma ketika Lebaran.

Dengan adanya kurma yang mempunyai ragam jenis dan harga, tentu membuat pembeli memiliki banyak pilihan untuk menentukan kurma favorit yang akan dibeli.

Buahnya yang awet juga membuat penjual tidak akan rugi berbisnis kurma. Terlebih kurma adalah produk yang mudah dijual.

Penjual bisa memilih menjual kurma secara online maupun online, baik secara langsung atau dengan sistem pre-order. Terlebih, saat ini ada banyak platform yang bisa digunakan untuk berjualan, mulai dari marketplace, website, hingga media sosial.

  1.                   Peluang Bisnis Beragam

Tak hanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar, kurma juga membuka peluang bisnis lainnya yang beragam. Kurma bisa diolah menjadi berbagai produk yang bisa meningkatkan nilai tambah kurma.

Kurma bisa diolah menjadi produk lain, seperti kurma cokelat, kurma susu, kurma goreng, kurma bolu, kurma es krim, dan lain-lain.

Selain itu, kurma juga menjadi produk untuk diberikan kepada orang-orang tersayang, rekan kerja, kolega, dan lain-lain saat lebaran.

Apalagi, menjadi budaya masyarakat Indonesia untuk memberikan hampers atau parcel ketika Lebaran. Kurma banyak dijadikan produk utama dalam hampers dan parcel tersebut.

Tips Sukses Berbisnis Kurma

Untuk memaksimalkan momentum dalam memulai bisnis kurma, ada beberapa tips yang bisa dicoba, yaitu:

  1.                   Riset Pasar

Melakukan riset sebelum memulai bisnis penting untuk dilakukan, karena riset merupakan kunci untuk kesuksesan suatu bisnis. Riset yang matang akan memaksimalkan penjualan kurma saat bisnis dimulai.

Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan dalam riset pasar kurma ketika lebaran. Pertama identifikasi apa saja jenis kurma yang diminati oleh masyarakat.

Lakukan survei baik secara online atau offline terkait jenis kurma yang paling banyak diminati. Amati juga tren di media sosial dan di pasaran untuk mengetahui kurma populer.

Riset juga harga-harga kurma di berbagai tempat, mulai dari supermarket, toko, hingga marketplace. Analisa juga target konsumen, serta kompetitor di bisnis yang sama.

  1.                   Temukan Supplier Terpercaya

Selanjutnya adalah mencari pemasok atau supplier terpercaya. Pastikan mendapatkan kurma dari pemasok yang memberikan kurma berkualitas dengan harga yang kompetitif untuk memaksimalkan keuntungan.

Untuk mendapatkan supplier terpercaya, penting untuk menjalin relasi dengan pengusaha kurma lainnya agar mendapatkan rekomendasi.

Mencari rekomendasi dari online juga pilihan yang baik, terlebih saat ini ada banyak supplier yang menyediakan website dan media sosial untuk memudahkan menyalurkan kurma.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah rajin mengikuti pameran dagang untuk bisa bertemu dengan supplier secara langsung.

Perhatikan kualitas kurma, harga, reputasi pemasok, dan legalitas usaha dari supplier.

  1.                   Tentukan Strategi Penjualan

Tidak sedikit orang yang tertarik untuk berbisnis kurma. Oleh sebab itu, perlu strategi penjualan yang efektif untuk meraih keuntungan dalam menjual kurma ketika Lebaran.

Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk menjangkau konsumen. Pertama adalah dengan menyediakan jenis kurma yang beragam seperti kurma ajwa, medjool, sukari, dan lain-lain.

Buat kemasan yang menarik untuk kurma yang dijual. Penjual dapat memilih kemasan seperti box, pouch, dan lain-lain untuk bisa meningkatkan daya tarik. Pastikan juga kemasan bersifat informatif.

Kedua adalah dengan memaksimalkan berbagai platform. Penjual dapat memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Promosikan dengan cara kreatif dan mengikuti tren yang sedang berlangsung. Apabila memungkinkan, memanfaatkan influencer untuk memasarkan produk juga bisa meningkatkan penjualan kurma.

Ketiga, tawarkan berbagai layanan, mulai dari hampers, parcel, produk dengan kemasan personal atau custom, hingga layanan pengiriman yang memudahkan konsumen.

Keempat, beri promosi dan diskon. Tidak dapat dipungkiri, promo dan diskon lebih menarik konsumen untuk membeli kurma terlebih menjelang lebaran. Penjual bisa membuat strategi seperti bundling produk dan lain-lain.

  1.                   Berikan Layanan Terbaik

Sebagai seorang pedagang, sudah menjadi kewajiban untuk memberikan layanan terbaik dari konsumen. Apabila konsumen puas dengan layanan, sangat mungkin mereka akan melakukan pembelian kembali dan merekomendasikan kepada orang lain.

Layanan terbaik dalam penjualan kurma seperti produk yang berkualitas, harga kompetitif, transaksi yang mudah, serta respons cepat dari penjual.

Untuk meningkatkan layanan, penjual juga bisa meminta feedback dari pelanggan.

Dapatkan Kurma Terbaik di Ruthob Rayan

Untuk mendapatkan kurma yang sudah dipastikan kualitasnya, Ruthob Rayan adalah jawabannya. Anda bisa mengunjugi website ruthobrayan.com untuk mendapatkan informasi tentang berbagai jenis kurma premium, berkualitas, segar, dan lezat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *