Kelebihan dan Kekurangan Marketing Offline Apa Saja Ya?

Kelebihan dan Kekurangan Marketing Offline

Kelebihan dan Kekurangan Marketing Offline – Membahas seputar marketing offline menjadi hal perlu kita ketahui ketika hendak ingin membuka usaha, Ketika saat hendak membuka usaha banyak hal tentang marketing hal perlu kita ketahui agar tidak terjadi kesalahan besar yang dapat merugikan usahamu. Apalagi seperti zaman sekarang begitu banyak perubahan yang terjadi terkhususnya di dunia marketing. Misalnya seperti perubahan ke arah digital banyak orang lebih mudah melalui digital karena untuk berbelanja sangat praktis. Kamu hanya perlu membuka hp tidak perlu bersusah payah ke toko, lalu setelahnya barang akan datang sampai ke rumah. 

Toko offline maupun online tetap saja akan memiliki kelebihan dan kekurangan, dan begitu penting untuk mengambil keputusan saat ingin membeli sesuatu. Karena adanya kelebihan dan kekurangan marketing offline, maka sebagai pebisnis, kamu mungkin akan bingung menentukan ingin membuka toko offline atau online. Namun ini mungkin bisa menjadi pertimbanganmu, penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan toko offline  yang perlu kamu ketahui.

Baca Juga : AIDA Sebagai Metode untuk Penjualan dan Periklanan

Kelebihan

1. Tingkat Kepercayaan yang Tinggi

Jika melalui toko offline para konsumen akan dapat melihat produk yang hendak mereka akan beli. Konsumen dapat memilih produk dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Kita dapat mengecek produk apakah ada kerusakan atau tidak, mencoba produk misalnya seperti pakaian. Pastinya para konsumen tidak akan tertipu di karenakan mereka dapat memastikan produk yang akan mereka beli.

2. Pelayanan Terhadap Konsumen akan lebih mudah

Di sini penjual akan lebih mudah mudah menjalin interaksi dengan para konsumen. Seperti pertanyan dari konsumen terhadap produk yang ingin mereka beli, adanya komplain, atau bahkan pengembalian produk. Penjual dapat menjawab pertanyaan dari calon konsumen secara langsung dan jelas, beda halnya dengan online untuk bisa saja akan terjadi miss komunikasi  terhadap detail produk atau bahkan respon balasan yang lama.

3. Lebih Aman untuk melakukan pembayaran

Salah satu keunggulan dari toko offline yang sangat penting adalah pembayaran. Karena pembayaran dapat kita lakukan secara cash, begitu juga konsumen akan mendapatkan barang langsung tidak perlu menunggu lama lagi. Sehingga tidak perlu takut terhadap penipuan atau pun adanya kegagalan saat membayar.

4. Gak Perlu Repot Untuk Mengirim Barang

Penjual gak perlu susah payah lagi untuk packing barang dan melakukan pengiriman barang. Apalagi dengan biaya untuk pengiriman barang. Jika sudah melakukan pembayaran hanya memberikan produk kepada konsumen. Tidak perlu khawatir jika barang yang dikirim tidak sampai ke tempat tujuan atau ada kendala saat pengiriman.

5. Saingan Tidak Sebanyak Online

Memang saat ini bisnis online begitu banyak, melalui media digital cakupan penjualan yang sangat luas, tentunya memiliki saingan dengan cakupan yang luas juga. Berbeda dengan toko offline dengan cakupan beberapa tempat yang berada tidak jauh dari toko offline yang satu dengan yang lainnya.

Kekurangan

1. Pasar dengan Jangkauan Terbatas

Hanya terletak di satu tempat saja menjadikan toko offline jangkauan pasar akan terbatas, sehingga jangkauan pasar akan lebih sedikit. Para konsumen kebanyakan hanya dari sekitar lokasi toko, mengharuskan kan pemilik toko harus memaksimalkan pasar yang ada. Pemilihan lokasi juga sangat penting terhadap penjualan produk jangan sampai lokasi toko susah untuk ditemukan agar para konsumen mudah untuk menemukan toko.

2. Membutuhkan Tempat untuk Produk

Membuka toko offline, secara otomatis harus menyediakan tempat untuk produk yang akan hendak untuk dijual. Perlengkapan untuk berjualan dan properti bangunan juga sangat perlu lho. Akan tentunya membutuhkan biaya yang lebih lagi. Ditambah lagi untuk perawatan bangunan.

3. Butuh Karyawan

Dengan membuka toko offline , tentunya akan membutuhkan karyawan untuk memenuhi setiap bagian pekerjaan. Untuk mencari karyawan yang kompeten dalam bidang yang kamu butuhkan pertimbangan untuk merekrut karyawan agar maksimal dan handal, bukan malah menyusahkan karena kinerja yang buruk.

4. Modal yang besar

Memenuhi kebutuhan untuk membuka toko offline, akan mengeluarkan modal yang lebih besar. Seperti persediaan produk, tempat, perawatan, dan untuk karyawan. Itu semua menjadi kebutuhan dasar yang harus ada, dengan dana yang dibutuhkan tentunya lebih besar.

5. Penjualan dengan waktu yang terbatas

Waktu untuk beroperasi toko offline tentunya ada batas waktu, sesuai dengan jam kerja pada umumnya. Proses jual beli hanya bisa dilakukan Ketika toko masih buka saja, setelah itu tidak dapat lagi melakukan transaksi.

6. Kesulitan mencari barang dikarenakan persediaan barang terbatas

Stok yang terbatas untuk mengantisipasi kerugian jika barang tidak terjual habis, Apabila calon konsumen hendak untuk membeli produk yang sudah habis, akan sulit untuk mencari barang untuk mengganti dengan cepat. Memungkinkan calon konsumen akan beralih ke toko lain untuk membeli produk yang mereka inginkan.

Kelemahan Pemasaran

  • Ada perubahan yang terjadi di organisasi pemasaran.
  • Ada kekacauan saat hendak mengubah metode pemasaran.
  • Gagal untuk merumuskan strategi pemasaran

Perbedaan Online dan Offline Marketing

Online marketing adalah Pelaku bisnis atau perusahaan yang melakukan usaha untuk menjangkau pelanggan melalui internet. Melalui media digital menjalankan proses penjualan produk atau layanan yang disampaikan kepada calon konsumen. Sedangkan, Offline marketing adalah Aktivitas pemasaran yang sama sekali tidak menggunakan internet dalam melakukan bisnis. Metode ini menjangkau pasarnya melalui pelanggan yang berada pada area lokasi penjualan dengan cara membangun brand  awareness dari masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *